Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

Negasi atau Ingkaran Logika Matematika

Dalam artikel ini kita akan membahas negasi atau ingkaran dalam matematika. Hal-hal yang akan kita bahas dalam artikel ini yaitu pengertian negasi atau ingkaran dalam logika matematika dan beberapa contoh dari negasi atau ingkaran.

Pengertian Negasi atau Ingkaran Matematika

Negasi atau ingkaran pernyataan adalah lawan atau kebalikan dari sebuah pernyataan. Negasi atau ingkaran ini juga sering disebut sebagai kalimat negasi atau kalimat ingkaran.

Dalam matematika, negasi atau ingkaran ini ditulis dengan simbol ~.

Ingat ya, simbol ~ dibaca bukan atau tidak.


Negasi dari kalimat yang bernilai benar adalah kalimat yang bernilai salah. Begitu juga sebaliknya, negasi dari kalimat yang bernilai salah adalah kalimat bernilai yang benar.

Biasanya kalau dijadikan ke tabel kebenaran itu seperti ini

P

~p

Benar

Salah

Salah

Benar


Bisa dilihat dari tabel kebenaran di atas, kalau negasi dari benar adalah salah, dan negasi dari salah adalah benar.

Biar lebih simpel, bisa juga dibilang gini. Negasi dari benar adalah tidak benar (salah), dan negasi dari salah adalah tidak salah (benar).


Sepertinya untuk penjelasan untuk pengertian negasi udah cukup sampe sini. Sekarang supaya gambaran kita lebih jelas, kita akan coba lihat beberapa contoh klimat negasi atau ingkaran ini.


Contoh Kalimat Negasi atau Ingkaran

 

Contoh 1

p : Ibu kota negara Indonesia adalah Jakarta


Ingkaran dari pernyataan p di atas adalah

~p : Ibu kota negara Indonesia bukan Jakarta


Bisa kita lihat kalau kedua kalimat di atas itu berlawanan. Kalimat p mengatakan kalau ibukota Indonesia adalah Jakarta, sedangkan kalimat ~p (negasi p) mengatakan kalau ibukota Indonesia bukan Jakarta.

Mudah kan untuk mengerti negasi ini kan?


Contoh 2

Sekarang kita akan masuk ke contoh yang mungkin akan mengecoh kamu.

p : 3 < 5

Kira kira menurutmu kalimat negasi (~p) nya apa?

Kalau kalian jawab 3 > 5, kamu belum tepat.

Jawabannya itu ini.


p : 3 < 5

~p : 3 ≥  5


Lah, Kok Bisa Gitu?

Ingat ya, negasi dari (<) adalah (≥).

Begitu juga sebaliknya, negasi dari (>) adalah (≤).


Hmmm, buktinya mana kalau negasi dari (<) adalah (≥)?

Bisa kita ambil studi kasus seperti ini

p : 3 < 3

Kita tahu kalau kalimat p di atas merupakan kalimat yang salah. Maka negasi dari kalimat yang salah adalah kalimat yang benar.

Jika kamu menjawab ~p : 3 > 3

Maka kalimat matematika tersebut tetap saja salah kan?

Karena itu ~p seharusnya 3 ≥ 3


Kesimpulan

Secara garis besar, poin-poin pembahasan pada artikel ini yaitu :

  • Negasi atau ingkaran adalah pernyataan yang berlawanan dengan pernyataan awal
  • Negasi atau ingkaran dari pernyataan yang benar adalah pernyataan salah, sedangkan negasi atau ingkaran dari pernyataan yang salah adalah pernyataan benar
  • Negasi bisa digunakan untuk kalimat matematika atau kalimat biasa

Post a Comment for "Negasi atau Ingkaran Logika Matematika"