Belajar Materi Kingdom Plantae Lebih Mudah Dengan Gambar

Nama lain dari Plantae adalah tumbuhan. Sekarang, apa itu Plantae? Pertanyaan ini sama saja dengan pertanyaan apa itu tumbuhan
Kingdom Plantae

Nama lain dari Plantae adalah tumbuhan. Sekarang, apa itu Plantae? Pertanyaan ini sama saja dengan pertanyaan apa itu tumbuhan

Mungkin kamu sudah sering mendengar kata tumbuhan, tapi kamu tahu nggak apa artinya?


Definisi Kingdom Plantae

Tumbuhan atau Plantae adalah salah satu organisme eukariotik (memiliki inti) yang memiliki dinding sel dan klorofil. Di dunia ini, kamu sudah tahu lah kalau kayak pohon-pohon, semak-semak, rerumputan, itu dinamakan tumbuhan atau plantae.

Namun, tahukah kamu kalau tumbuhan itu hanya klasifikasi besarnya saja? Masih ada banyak jenisnya loh. Tetapi sebelum membahas kingdom plantae ini, mari kita bahas dulu ciri - ciri dari kingdom plantae ini.

Mungkin artikel ini akan lebih banyak menggunakan kata plantae daripada tumbuhan. Walaupun artinya sama, tapi kalau mengguanakan kata plantae, tampaknya lebih menjorok kepada klasifikasi. Selamat membaca


Ciri - Ciri Kingdom Plantae

Berikut adalah ciri-ciri tumbuhan secara umum :

  1. Bergerak secara pasif
  2. Mempunyai klorofil sehingga dapat melakukan fotosintesis
  3. Selnya, memiliki inti (eukariotik)
  4. Multiseluler (Bersel banyak)
  5. Selnya kaku karena memiliki dinding sel yang terbuat dari selulosa
  6. Dapat bereproduksi secara generatif dan vegetatif

Jenis Jenis Plantae

Plantae terbagi menjadi 3, yaitu Pteridophyta, Bryophyta, Spermatophyta.


Bryophyta (Lumut)

Merupakan Peralihan antara Tumbuhan Bertalus (Talofita) dengan Tumbuhan Berkomus (Kormofita).


Ciri ciri Tumbuhan Lumut atau Bryophyta

  • Tidak berpembuluh (nonvasculer)
  • Belum memiliki akar sejati, tetapi memiliki rizoid yang menggantikan fungsi akar
  • Berhabitat di tempat yang lembab dan basah
  • Merupakan organisme epifit, yaitu hidup dengan menumpang pada organisme lain tapi tidak parasit
  • Bereproduksi vegetatif dengan membentuk spora, kuncup, dan stolon
  • Bereproduksi generatf dengan penyatuan sel kelamin jantan dan betina
  • Tidak memiliki sistem pembuluh angkut
  • Sel penyusun tubuhnya tersusun atas dinding sel dan selulosa
  • Disebut tumbuhan amfibi karena merupakan tumbuhan peralihan dari habitat air ke habitat darat
  • Mengalami Metagenesis (Pergiliran keturunan) antara fase sporofit (vegetatif) dan gametofit (generatif), yang didominasi oleh fase gametofit (haploid)

Klasifikasi Lumut atau Bryophyta

Klasifikasi Plantae
Sumber : google.co.id

Tumbuhan lumut terbagi menjadi 3 jenis. Berikut adalah klasifikasi dari Lumut atau Bryphyta :

  1. Lumut Hati (Hepaticopsida)
  2. Lumut Tanduk (Anthocerotopsida)
  3. Lumut Daun (Bryophyta)

Lumut Hati (Hepaticopsida)

Lumut Hati
sumber : google.com

Ciri ciri lumut hati adalah sebagai berikut :

  • Berbentuk lembaran seperti hati manusia
  • Pipih
  • Berlobus

Lumut Tanduk (Anthocerotopsida)

Lumut Tanduk
Sumber : Google.com

Ciri ciri lumut tanduk adalah sebagai berikut :

  • Hanya memiliki 1 kloroplas pada setiap selnya
  • Di bawah talus terdapat stoma dengan 2 sel penutup
  • Sering dijumpai di danau, sungai, dan sepanjang selokan

Lumut Daun (Bryophyta)

Lumut Daun
Sumber : Google.com

Ciri ciri lumut daun adalah sebagai berikut :

  • Disebut juga lumut sejati karena mirip dengan tumbuhan kecil
  • Bentuk daun berupa lembaran yang tersusun secara spiral
  • mempunyai batang semu
  • Tumbuhnya tegak

Tumbuhan Paku

Biasa disebut sebagai tumbuhan paku-pakuan. Tumbuhan ini sudah memiliki sistem pembuluh sejati. Berbeda dengan lumut, secara umum tumbuhan paku sudah dapat dibedakan antara akar, batang, dan daun.

Karena sudah bisa dibedakan akar batang dan daunnya, maka tumbuhan paku tergolong ke dalam tumbuhan yang berkormus.

Ciri-ciri umum lain dari tumbuhan paku adalah sebagai berikut :

  • Akar, Batang, dan Daun sudah dapat dibedakan
  • Sebagian besar tumbuhnya di daerah tropika basah
  • Ada yang berdaun besar (makrofil) ada juga yang berdaun kecil (mikrofil)
  • Mengalami pergiliran keturunan (metagenesis)
  • Berkembang-biak dengan spora

Klasifikasi Tumbuhan Paku atau Pteridophyta

Tumbuhan terbagi menjadi 4 jenis, yaitu

  1. Paku purba
  2. Paku kawat
  3. Paku ekor kuda
  4. Paku sejati

Paku Purba

Paku Purba
Psilotum. Sumber : google.com

Merupakan jenis tumbuhan yang hampir punah. Contoh Spesies yang masih ada yaitu psilotum. Tumbuhan ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut :

  • Berdaun kecil, namun biasanya tak berdaun
  • Hanya menghasilkan 1 spora

Paku Kawat

Paku Kawat
Sumber : google.com

Disebut Paku kawat karena batangnya mirp seperti kawat. Ciri-ciri paku kawat adalah sebagai berikut :

  • Dapat menghasilkan 2 jenis spora (Heterospora)
  • Termasuk paku berdaun kecil (Mikrofil)
  • Tersusun secara spiral

Contohnya :

  • Lycopodium sp (paku rane)
  • Lycopodium clavatum (paku kawat)
  • Selaginella sp

Paku Ekor Kuda

Paku Ekor Kuda
Sumber : google.com

Ciri-ciri dari Paku Ekor kuda adalah sebagai berikut

  • Menghasil 1 jenis spora (Homospora)
  • Batang bercabang-cabang, beruas-ruas, dan ditengahnya berlubang. Juga mengandung banyak silika
  • Berbeda dengan spora paku-pakuan yang lain, spora Tumbuhan Paku Ekor Kuda memiliki empat "rambut" yang disebut elater. Elater ini berfungsi sebagai pegas untuk membantu pemencaran spora.

Contohnya Equisetum


Paku Sejati (Pterophyta)

Paku Sejati
Sumber : google.com

Nama lain dari Paku Sejati dengan Tumbuhan Paku Benar. Disebut juga sebagai Filiciinae, filiciinae berasal dari kata filix yang berarti tumbuhan paku sejati.

Ciri ciri Tumbuhan Paku atau Pteridophyta

  • Habitatnya di darata dan perairan
  • Hidupnya ini menempel
  • Ketika masih muda, daun tumbuhan paku terkadang bersisik dan menggulung.
  • Menurut bentuknya, daun tumbuhan terbagi menjadi 2 yaitu makrofil (berdaun besar) dan mikrofil (berdaun kecil)
  • Menurut fungsinya, daun tumbuhan paku dibagi menjadi tropofil (fotosintesis) dan sporofil (penghasil spora).
  • Memiliki jaringan pengangkut xilem dan floem
  • Terdiri dari 2 fase generasi, yaitu fase sporofit (menghasilkan spora) serta fase gametofit (menghasilkan sel kelamin).
  • Mengalami metagenesis yang dimana Fase sporofit lebih dominan dari fase gametofit
  • Tumbuhan paku yang tinggal di darat sporangiumnya terbentuk dalam sorus, sedangkan yang berhabitat di hidup di air sporangiumnya terbentuk dalam sporokarpium.

Contohnya :

  • Suplir (Adiantum sp.)
  • Simbar menjangan (Platycerium coronarium)
  • Paku tanduk rusa (Platycerium bifurcatum)
  • Nephrolepis sp.
  • Dryopteris sp
  • Pteris sp
  • Marsilea crenata

Tumbuhan Berbiji (Spermatophyta)

Spermatophyta berasal dari 2 kata dalam bahasa Yunnani, yaitu sperma=biji dan phyton=tumbuhan. Jadi, arti dari spermatophyta adalah tumbuhan berbiji. Disebut tumbuhan berbiji karena adanya suatu organ khas yaitu biji.

Ciri-ciri dari Tumbuhan berbiji yaitu :

  • Mampu menghasilkan biji
  • Akar, Batang, dan Daun dapat dibedakan
  • Dinding sel tersusun oleh zat Selulose, Hemiselulose, dan Lignin
  • Memiliki jaringan pengangkut Xylem dan Floem
  • Mengandung plastida yang didalamnya terdapat klorofil A dan B

Tumbuhan Berbiji terbagi menjadi 2, yaitu Tumbuhan Berbiji Terbuka (Gymnospermae) dan Tumbuhan Berbiji Tertutup (Angiospermae)


Tumbuhan Berbiji Terbuka (Gymnospermae)

Tumbuhan Berbiji Tertutup
Sumber : google.com

Yang membuat suatu tumbuhan dikelompokkan sebagai tumbuhan berbiji terbuka (Gymnospermae) adalah biji tumbuhan tersebut tidak tidak dilindungi oleh daging buah seperti yang ada pada tumbuhan berbiji tertutup.

Ciri-ciri lain dari tumbuhan berbiji terbuka (Gymnospermae) adalah sebagai berikut :

  • Bakal biji tersusun di dalam strobilus
  • Tulang daun tidak beraneka ragam
  • Terdapat 2 jenis strobilus yaitu strobilus jantan dan strobilus betina

Tumbuhan berbiji terbuka terbagi menjadi 4 kelas, yaitu :

Tumbuhan Berbiji Terbuka
Sumber : google.com
  • Cycadophyta, tumbuhan palem
  • Ginkgophyta, tumbuhan ginkgo
  • Pinophyta, tumbuhan konifer
  • Gnetophyta, tanaman gnetum

Tumbuhan Berbiji Tertutup (Anthophyta atau Angiospermae)

Tumbuhan berbiji tertutup lebih sering dikatakan tumbuhan berbunga karena dari bunganya itulah nanti biji dan buah akan terbentuk.

Ciri-ciri lain dari tumbuhan berbiji terbuka (Gymnospermae) adalah sebagai berikut :

  • Bakal biji tersusun di dalam strobilus
  • Tulang daun tidak beraneka ragam
  • Terdapat 2 jenis strobilus yaitu strobilus jantan dan strobilus betina

Contoh dari Tumbuhan berbiji dan manfaatnya adalah sebagai berikut :

  • jagung, gandum, padi, dan sagu merupakan makanan utama sebagian besar penduduk di dunia.
  • Kentang, Kol, Kacang, tomat, dan Wortel merupakan makanan sayuran sebagai sumber serat, protein, dan vitamin.
  • Rami dan Kapassebagai bahan sandang.
  • Kayu sebagai bahan pembuat papan dan perabotan
  • Berbagai jenis bunga untuk dekorasi, upacara adat dan agama, serta kosmetik.

Bagaimana dengan pengelompokan tumbuhan berbiji ini? Kamu mungkin akan berfikir monokotil dan dikotil. Hmmm, coba baca kutipan berikut dari Wikipedia mengenai hal tersebut.

Pengelompokan klasik menjadi Dicotyledoneae (tumbuhan berkeping biji dua) dan Monocotyledoneae (tumbuhan berkeping biji tunggal) berdasarkan filogeni molekuler sekarang dianggap tidak valid karena kelompok yang pertama tidak holofiletik. Ke dalam Anthophyta sekarang terdapat delapan kelompok besar yang perinciannya masih terus dikaji. -Wikipedia

Referensi

  • https://id.wikipedia.org/wiki/Lumut_hati
  • https://id.wikipedia.org/wiki/Lumut_tanduk
  • https://id.wikipedia.org/wiki/Lumut_daun
  • https://id.wikipedia.org/wiki/Tumbuhan_paku
  • https://usaha321.net/ciri-ciri-tumbuhan-paku-pteridophyta.html
  • https://www.quipper.com/id/blog/mapel/biologi/plantae-biologi-kelas-10
  • https://brainly.co.id/tugas/8512416
  • https://id.wikipedia.org/wiki/Paku_sejati
  • https://id.wikipedia.org/wiki/Tumbuhan_paku
  • https://id.wikipedia.org/wiki/Tumbuhan_berbiji

About the Author

Jangan lupa bagikan artikel ini kepada temanmu, supaya mereka tahu kamu itu cergaz

Post a Comment

Ada kesalahan penulisan? Jangan ragu untuk memberikan komentarnya ya
Cookie Consent
Kami menyajikan cookie di situs ini untuk mengingat pengaturan Anda dan mengoptimalkan pengalaman Anda dalam belajar.
Oops!
Sepertinya ada yang salah dengan koneksi internet Anda. Silakan sambungkan ke internet dan mulai belajar lagi.
AdBlock Detected!
Sepertinya Anda menggunakan plugin pemblokiran iklan di browser Anda.
Pendapatan yang kami peroleh dari iklan digunakan untuk mengelola situs web ini, tolong untuk memasukkan situs web ini ke dalam daftar putih di plugin pemblokiran iklan Anda.
Site is Blocked
Sorry! This site is not available in your country.