Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Simple Present | Penggunaan dan Cara Memakainya

Present Simple adalah sebuah tenses yang punya rumus S + V1.

Sebenarnya nama asli dari V1 adalah infinitive. Tapi lebih sering disebut V1 karena lebih singkat. Di artikel ini juga kita akan pakai V1. Biar lebih singkat juga.

Kalau kalian masih bingung, V1 itu adalah bentuk kata kerja dasar

Oke sebelum kita menelusuri jauh tentang tenses Present Simple ini, kita harus tahu dulu. Kapan sih tenses ini kita pakai?

Oke. Biar lebih mudah, kita pakai garis waktu supaya cepat dapat gambarannya.

Simple Present

Lihat bulat-bulat yang warna biru itu? Itu adalah sebuah aktivitas atau keadaan.


Kegiatan Berulang-Ulang (Rutinitas)

Dari gambar tersebut, kita tahu kalau aktivitas yang dilakukan itu berulang-ulang dari masa lalu, masa sekarang, dan masa depan.

Atau dengan kata lain aktivitas tersebut adalah sebuah rutinitas atau kebiasaan.

Jadi, untuk mengatakan sebuah rutinitas atau kebiasaan, kita menggunakan Tenses Present Simple.

Contoh kalimatnya gini.

 Saya pergi ke sekolah setiap hari

Dari kalimat tersebut kita tahu kalau kegiatan pergi ke sekolah, dilakukan setiap hari, maka kita simpulkan bahwa itu adalah sebuah rutinitas atau sebuah kebiasaan. Maka kita pakai Present Simple.

Jadi, bahasa Inggris dari Kalimat tersebut adalah sebagai berikut

I go to school everyday


Fakta Umum (General Truth)

Selain digunakan untuk kegiatan yang berulang-ulang atau rutinitas, Present Simple juga dipakai untuk menyatakan fakta umum.

Mengapa?

Karena Fakta Umum kan berlaku di masa lalu, masa sekarang, dan masa sekarang. Jadinya kita pakai Present Simple.

Contoh kalimatnya gini.

Jupiter adalah planet terbesar di Tata Surya

Kita tahu kalau kalimat tersebut adalah sebuah fakta. Mau di masa lalu, masa sekarang, dan masa depan, Jupiter tetap planet terbesar di Tata Surya.

Karena itu, kita pakai Tenses Present Simple untuk mengatakan fakta tersebut. Jadinya seperti ini

Jupyter is the biggest planet in solar system


Oke, mungkin kalian masih bingung untuk membuat kalimat Present Simple. Tak apa. Yang penting kalian sudah tahu penggunaan dari tenses ini.

Karena selanjutnya kita akan belajar rumus untuk membuat kalimat dalam Tenses Present Simple ini.


Penambahan ‘s’ dan ‘es’

Di awal artikel ini kita sudah tahu kalau rumus dari Present Simple ini adalah S + V1.

Tapi ada satu hal yang kamu ketahui lagi.

Kalau subjeknya orang ketiga tunggal, maka kita perlu menambahkan s atau es di akhir kata kerjanya.

“Orang ketiga tunggal itu maksudnya gimana sih?”

Oke, mungkin kalian bingung apa artinya orang ketiga tunggal ini. Di bahasa Indonesia, orang ketiga tunggal itu adalah “Dia”.

Kalau kita terjemahkan kata “dia” ini ke bahasa Inggris, terjemahannya itu ada 3. Yaitu “She”, “He”, atau “It”.

  • She, dia (cewek)
  • He, dia (cowok)
  • It, dia (benda)

Sudah mengerti?

Jadi jika subjek dari kalimat Present Simple bisa diganti dengan “She”, “He”, atau “It”, maka kita perlu menambahkan s atau es di akhir kata kerjanya.

Contohnya itu seperti ini.

I walk to school every Monday

Otong walks to school every Monday

He walks to school every Monday


Rumus Present Simple

Setelah mengetahui penggunaan tenses ini dan adanya penambahan s dan es jika subjeknya adalah orang ketiga tunggal, sekarang kita belajar cara membuat kalimat dengan tenses ini.

Kan kalimat itu ada 3, ada kalimat positif, kalimat negatif, dan kalimat interogatif (kalimat tanya). Di Bahasa Inggris juga gitu.

Kalimat Positif (+)

Rumusnya adalah S + V1.

Contoh kalimatnya

I walk to school every Monday

Otong walks to school every Monday

He walks to school every Monday


Kalimat Negatif (-)

Rumusnya adalah S + do not + V1 atau S + does not + V1.

Kembali lagi ke aturan penambahan s dan es tadi. Kalau subjek di kalimat kita itu bisa diganti dengan “She”, “He”, atau “It”, maka kita pakai yang S + does not + V1.

Jelas ya, karena kalau subjeknya bisa diganti dengan “She”, “He”, atau “It” berarti kita perlu menambahkan s atau es di kata kerjanya.

Tapi, untuk kalimat negatif kita tambahkan di kata ‘do’ nya. Jadi kita gak perlu lagi nambahin s atau es di V1 nya.

Oh iya, kalau kalian nggak mau habiskan waktu untuk menulis atau mengucapkan “do not” atau “does not”, kalian bisa menyingkat “do not” menjadi “don’t” dan “does not” menjadi “doesn’t

Contoh kalimatnya

I don’t walk to school every Monday

Otong doesn’t walk to school every Monday

He doesn’t walk to school every Monday


Kalimat Interogatif (?)

Kalimat tanya ini terbagi menjadi 2.

  1. Pertanyaan yang jawabannya hanya iya atau tidak
  2. Pertanyaan yang jawabannya nggak hanya iya dan tidak

Maksudnya kalimat tanya yang jawabannya nggak hanya iya dan tidak adalah kalimat yang diawali dengan WH dan diawali dengan H.

Kalau masih bingung mari kita bahas.


Kalimat Tanya Yang Jawabannya Hanya Iya Atau Tidak

Jadi, kalau ditanya dengan kalimat tanya ini, kamu bisa menjawabnya hanya dengan iya atau tidak.

Contohnya seperti

 Do you walk to school every Monday? (Apakah kamu jalan kaki ke sekolah setiap hari Senin?)

Does Otong walk to school every Monday? (Apakah Otong jalan kaki ke sekolah setiap hari Senin?)

Does he walk to school every Monday? (Apakah dia jalan kaki ke sekolah setiap hari Senin?)


Jawabannya gini

Yes, I do atau No, I don’t

Yes, he does atau No, he doesn’t

Yes, he doesatau No, he doesn’t


Kalimat Tanya Yang Jawabannya Tidak Hanya Iya Atau Tidak

Di bahasa Indonesia, contohnya itu seperti ini.

“Siapa pacarmu?”

Kan nggak mungkin kamu jawabnya cuman “iya”. Nanti kamu disangka orang yang gimana gitu.

Oke, berarti sekarang kita sepakat bahwa ada juga pertanyaan yang jawabannya nggak hanya iya atau tidak.

Untuk membuat kalimat tanya seperti ini, sebenarnya tidak terlalu susah. Cukup kamu tahu bentuk dari kalimat tanya sebelumnya, yang jawabannya hanya iya dan tidak tadi.

Kemudian, kamu hanya perlu menambahkan kata tanya di awalnya. Contohnya seperti ini.

Why do you walk to school every Monday? (Kenapa kamu jalan kaki ke sekolah setiap hari Senin?)

Where does Otong walk to school every Monday? (Dimana Otong jalan kaki ke sekolah setiap hari Senin?)

How does he walk to school every Monday? (Bagaimana dia jalan kaki ke sekolah setiap hari Senin?)


Kesimpulan

Setelah kita belajar Tenses Present Simple dari Artikel ini, kita sudah belajar:


Penggunaan Present Simple

Tenses Present Simple digunakan untuk menyatakan rutinitas atau kebiasaan dan menyatakan fakta umum.


Aturan Penambahan ‘s’ dan ‘es’

Kata kerjanya wajib ditambahin ‘s’ dan ‘es’ jika subjeknya adalah orang ketiga tunggal.

Namun walaupun subjeknya orang ketiga tunggal, kita tidak perlu menambahkan ‘s’ dan ‘es’ jika di dalam kalimat sudah terdapat kata ‘does’ yang kita gunakan tadi di kalimat negatif dan kalimat tanya.


Membuat Kalimat dengan Tenses Present Simple

Membuat kalimat positif, negatif, dan interogatif (kalimat tanya).


Bagaimana? Mudah bukan? Semoga dengan artikel ini, kamu bisa belajar dan paham tentang Present Simple dan cara menggunakannya.

Semoga artikel ini bisa bermanfaat dan jangan lupa untuk share ke teman-teman kamu

Post a Comment for "Simple Present | Penggunaan dan Cara Memakainya"

Berlangganan via Email