Ruang Lingkup Biologi

Kali ini kita akan mempelajari tentang Ruang Lingkup Biologi secara online atau e learning.

Kali ini kita akan mempelajari tentang Ruang Lingkup Biologi secara online atau e learning. Mungkin kalian sudah mempelajarinya di sekolah sesuai kurikulum yang kalian pakai. Namun sekarang kita akan membahasnya secara lengkap.

Jika kurang lengkap, silahka komen di bawah, bagian mana yang belum dibahas di artikel yang kami post. Semoga ini bisa menjadi semacam buku model pembelajaran bagi kalian sekalian. Semoga pembelajaran ini bisa menjadi pembelajaran inovatif.


Pengertian Biologi

Biologi berasal dari bahasa Yunani, yaitu bios = Hidup dan logos = ilmu. Jadi "Biologi" adalah ilmu yang mempelajari tentang mahluk hidup.

Menurut Wikipedia, Biologi adalah kajian tentang kehidupan, dan organisme hidup, termasuk struktur, fungsi, pertumbuhan, evolusi, persebaran, dan taksonominya.


Cabang Ilmu Biologi

  • Aerobiologi - mempelajari partikel organik di udara
  • Agrikultur - mempelajari proses produksi hasil panen dan lebih menekankan pada penerapannya
  • Anatomi - mempelajari bentuk dan fungsi tumbuhan, hewan dan organisme lain (terutama manusia)
  • Arachnologi - mempelajari arachnida
  • Astrobiologi(atau Eksobiologi, Eksopaleontologi, Bioastronomi - mempelajari evolusi, distribusi, dan masa depan kehidupan di alam semesta
  • Biofisika - mempelajari proses biologis dalam kerangka fisika, dengan menerapkan teori, dan metode yang secara tradisional digunakan dalam ilmu fisika
  • Biogeografi - mempelajari persebaran spesies dalam konteks keuangan dan waktu
  • Bioinformatika - penggunaan teknologi informasi untuk meneliti, mengumpulkan, dan menyimpan data genomik atau data biologis lainnya
  • Biokimia - mempelajari reaksi kimia yang diperlukan kehidupan agar tetap berfungsi, biasanya pada tingkatan seluler
  • Biologi bangunan - meneliti lingkungan hidup di dalam ruangan
  • Biologi evolusioner - mempelajari asal-usul dan nenek moyang spesies
  • Biologi interaktif - mempelajari semua organisme
  • Biologi kelautan (atau oseanografi biologis) - mempelajari ekosistem, tumbuhan, hewan, dan kehidupan samudra lainnya
  • Biologi konservasi - mempelajari pelestarian, perlindungan, dan pemulihan lingkungan alam, ekosistem alam, vegetasi, dan margasatwa
  • Biologi lingkungan - mempelajari dunia alam secara keseluruhan atau dalam wilayah tertentu, terutama dampak manusia terhadapnya
  • Biologi molekuler - mempelajari biologi, dan fungsi biologi dalam tingkatan molekuler, bertumpang tindih dengan biokimia
  • Biologi populasi - mempelajari sekelompok organisme, termasuk
  • Ekologi populasi - mempelajari dinamika dan kepunahan populasi
  • Genetika populasi - mempelajari perubahan frekuensi gen dalam populasi suatu organisme
  • Biologi perkembangan - mempelajari proses pembentukan organisme dari zigot
  • Biologi sel - meneliti sel sebagai satuan yang utuh dan interaksi molekuler dan kimia yang terjadi di dalam sel
  • Biologi struktural - cabang biologi molekuler, biokimia dan biofisika yang terkait degan struktur molekuler makromolekul biologis
  • Biologi sintesis - mengintegrasi biologi dengan teknik; membuat fungsi biologis yang tidak ada di alam
  • Biomatematika (atau biologi matematis) - penelitian proses biologis secara kuantitatif atau matematis, dan lebih menekankan pada permodelan
  • Biomekanika - penelitian mekanika kehidupan yang lebih menekankan pada penerapan melalui prostetik atau ortotik. Sering dianggap sebagai cabang kedokteran
  • Biomusikologi - mempelajari musik dari sudut pandang biologis
  • Bioteknologi - cabang biologi yang baru, dan kadang-kadang kontroversial yang mempelajari manipulasi materi hidup, termasuk modifikasi genetik, dan biologi sintetik
  • Botani - mempelajari tumbuhan
  • Ekologi - mempelajari interaksi antara organisme dengan lingkungannya
  • Embriologi - mempelajari perkembangan embrio (dari pembuahan hingga kelahiran)
  • Epidemiogi - komponen penting dalam penelitian kesehatan, mempelajari faktor yang memengaruhi kesehatan suatu populasi
  • Epigenetik - mempelajari perubahan ekspresi gen atau fenotip seluler yang diakibatkan oleh mekanisme selain perubahan rangkaian ADN
  • Etoloogi - mempelajari perilaku hewan
  • Farmakologi - mempelajari persiapan, penggunaan, dan pengaruh obat - obatan
  • Fisiologi - mempelajari cara kerja organisme hidup serta organ - organnya
  • Fitopatologi - mempelajari penyakit pada tumbuhan
  • Genetika - mempelajari gen, dan pewarisan
  • Hematologi - mempelajari darah, dan organ pembentuk darah
  • Herpetologi - mempelajari reptil dan amfibi
  • Histologi - mempelajari sel, dan jaringan, cabang mikroskopik anatomi
  • Iktiologi - mempelajari ikan
  • Kriobiologi - mempelajari pengaruh suhu yang rendah terhadap kehidupan
  • Limnologi - mempelajari perairan di daratan
  • Mamalogi - mempelajari mamalia
  • Mikrologi - meneliti organsime mikroskopik dan interaksinya dengan kehidupan lainnya
  • Mikologi - mempelajari fungi
  • Neurobiologi - mempelajari sistem saraf, termasuk anatomi, fisiologi, dan patologinya
  • Onkologi - mempelajari proses kanker
  • Ornitologi - mempelajari burung
  • Paleontologi - mempelajari fosil dan bukti geografis kehidupan prasejarah
  • Patobiologi atau Patologi - meneliti penyakit, seperti penyebab, proses, ciri, dan perkembangannya
  • Parasitologi - mempelajari parasit dan parasitisme
  • Penelitian biomedis - meneliti tubuh manusia yang sehat dan sakit
  • Psikobiologi - mempelajari dasar psikologi secara biologis
  • Sosiobiologi - mempelajari dasar sosiologi secara biologis
  • Teknik biologis - mempelajari biologi dari sudut pandang teknik dan lebih menekankan pada pengetahuan terapan. Bidang ini terkait dengan bioteknologi
  • Virologi - mempelajari virus dan agen yang seperti virus
  • Zoologi - mempelajari hewan termasuk klasifikasi, fisiologi, perkembangan dan perilaku

Objek Permasalahan Biologi

  1. Tingkat molekul : jenis molekul dalam tubuh makhluk hidup adalah karbohidrat, lemak, protein, dan asam amino
  2. Tingkat sel : molekul organik membentuk organel sel kemudian membentuk sebuah sel. Sel merupakan satuan kehidupan terkecil dari makhluk hidup
  3. Tingkat jaringan : jaringan adalah kumpulan sel yang memiliki bentuksama dan melakukan fungsi tertentu. Contoh: palisade,xilem, epidermis pada tumbuhan dan tulang, saraf, limfe pada hewan
  4. Tingkat organ : organ merupakan kumpulan dari beberapa jaringan yang melakukan suatu fungsi tertentu. Contoh jantung, hati, pankreas, lambung pada hewan. Akar, batang dan daun pada tumbuhan
  5. Tingkat sistem organ : sistem organ adalah beberapa organ yang melakukan fungsi tertentu. Contohnya sistem pencernaan, sistem pernafasan, sistem peredaran darah.
  6. Tingkat individu : individu merupakan makhluk hidup tunggal. Contohnya seorang manusia, seekor sapi dan sebatang pohon mangga.
  7. Tingkat populasi : populasi adalah kumpulan individu dari satu spesies yang berinteraksi dan hidup diwilayah tertentu. Contohnya populasi semut, populasi manusia dan populasi pohon mangga.
  8. Tingkat komunitas : komunitas adalah kumpulan populasi dari berbagai spesies yang saling berinteraksi dan hidup di areal tertentu contohnya seluruh organisme disawah seperti populasi padi,serangga, ular, burung, tikus dan semut.
  9. Tingkat ekosistem : ekosistem adalah hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya.
  10. Tingkat bioma : bioma adalah ekosistem luas yang dipengaruhi iklim regional dan diklasifikasikan atas vegetasi dominan. Contoh bioma tundra, savana, taiga dan hutan hujan tropis.
  11. Tingkat biosfer : biosfer adalah lapisan bumi yang terdapat kehidupan. Bumi kita ini merupakan biosfer.

Contoh Objek Permasalahan Biologi

  1. Tingkat molekul : terjadinya kelainan pembentukan hemoglobin darah sehingga menyebabkan penyakit anemia bulan sabit
  2. Tingkat sel : terjadinya lisis sel darah mrah saat terinfeksi baktri atau virus
  3. Tingkat jaringan : penyakit osteoporois yang menyebabkan hilangnya massa tulang keras sehingga tulang rapuh
  4. Tingkat organ : kelainan pada organ mata seperti rabun senja
  5. Tingkat sistem organ : gangguan bernafas karena penyempitan saluran nafas pada pendrita asfiksi
  6. Tingkat individu : seorang penderita AIDS yang mengalami gangguan sistem imun dan membuatnya mudah terinfeksi penyakit
  7. Tingkat populasi : penybaran AIDS dari satu orang ke orang lain
  8. Tingkat komunitas : dampak penangkapan burrung secara liar terhadap kelestarian makhluk hidup lainnya dalam suatu rantai makanan
  9. Tingkat ekosistem : pengundulan hutan untuk perkebunan kelapa sawit mengancam habitat satwa liar
  10. Tingkat bioma : dampak kebakaran hutan hujan tropis
  11. Tingkat biosfer : dampak penipisan lapisan ozon di atmosfer terhadap kehidupan makhluk hidup di bumi.

Metode Ilmiah

  • Mengidentifikasi Masalah
    • Melakukan pengamatan di sekitar kita, dan menemukan masalah yang memang benarbenar ada atau memunculkan permasalah yang awalnya tidak ada.
  • Rumusan Masalah
    • Masalah yang diperoleh dirumuskan dalam sebuah pertanyaan, seperti apakah, mengapa, bagaimana, tentang permasalahan yang ingin diteliti.
  • Hipotesis
    • Hipotesis merupakan dugaan (jawaban) sementara dari rumusan masalah yang diteliti. Hipotesis ini masih sebatas kemungkinan-kemungkinan yang belum pasti dan perlu diteliti lebih lanjut nantinya.
  • Rancangan Penelitian
    • Dalam rancangan penelitian perlu ditentukan secara detail mengenai metode penelitian yang digunakan, variabel penelitian (kontrol & bebas), alat dan bahan, teknik analisis data, waktu dan tempat, dan hal-hal yang perlu dipersiapkan sebelum penelitian dilaksanakan
  • Eksperimen
    • Eksperimen atau percobaan yang dilakukan harus sesuai dengan rancangan atau langkahlangkahnya. Dalam prosesnya juga akan diperoleh data-data percobaan.
  • Analisis
    • Data-data eksperimen yang telah diperoleh bisa berupa data kuantitatif (berupa angkaangka) seperti berat, tinggi, dst. Atau juga dapat berupa data kualitatif seperti warna, tekstur, dst. Data-data tersebut kemudian diolah dan dianalisis secara statistik.
  • Kesimpulan
    • Kesimpulan yang diambil adalah berdasar dari data yang telah dianalisis, apakah mendukung hipotesis ataukah menolak hipotesis.
  • Laporan
    • Semua proses dari awal hingga akhir penelian disusun dalam sebuah format laporan penelitian atau percobaan yang nantinya dapat digunakan untuk publikasi atau penyampaian data ke masyarakat

About the Author

Jangan lupa bagikan artikel ini kepada temanmu, supaya mereka tahu kamu itu cergaz

Post a Comment

Ada kesalahan penulisan? Jangan ragu untuk memberikan komentarnya ya
Cookie Consent
Kami menyajikan cookie di situs ini untuk mengingat pengaturan Anda dan mengoptimalkan pengalaman Anda dalam belajar.
Oops!
Sepertinya ada yang salah dengan koneksi internet Anda. Silakan sambungkan ke internet dan mulai belajar lagi.
AdBlock Detected!
Sepertinya Anda menggunakan plugin pemblokiran iklan di browser Anda.
Pendapatan yang kami peroleh dari iklan digunakan untuk mengelola situs web ini, tolong untuk memasukkan situs web ini ke dalam daftar putih di plugin pemblokiran iklan Anda.
Site is Blocked
Sorry! This site is not available in your country.